Cara Hitung Biaya Galian C per BCM untuk RAB Tambang, Ini Estimasinya - Konsultanpemetan.com

Cara Hitung Biaya Galian C per BCM untuk RAB Tambang, Ini Estimasinya

Cara Hitung Biaya Galian C per BCM untuk RAB Tambang, Ini Estimasinya

konsultanpemetaan.com – Hai, Sahabat konsultan sedang sibuk ngitung RAB biar gak jebol? Industri tambang itu keras, gak cuma panas atau debu, tapi hitungan yang meleset dikit bisa bikin finance dept meringis. Bayangin: data bor di kertas mulus, tapi pas alat berat turun, kontur tanah gak sesuai peta. Tebing yang dikira tanah biasa ternyata keras karena banyak bongkahan batu sisa peledakan lama. Akibatnya? Produktivitas excavator anjlok, solar membengkak, biaya angkut kemahalan. Dari situ kita sadar: menghitung biaya galian C  gak bisa asal volume dikali harga. Banyak variabel kejutan di lapangan yang bikin estimasi awal meleset. Artikel ini dirangkum tim kami dari berbagai sumber terpercaya dan best practice industri. Kita kupas tuntas cara hitung biaya galian C per BCM biar RAB tambang sahabat konsultan anti gagal. Siap? Gaskeun!

Apa Sih Itu Bank Cubic Meter dan Kenapa Penting?

Bank Cubic Mete (BCM) itu ukuran volume tanah/batu dalam kondisi asli di lapangan, belum digali. Penting karena kontraktor tambang dibayar berdasarkan BCM mereka dinilai dari efektivitas mindahin material padat dari posisi awal. Berbeda dengan LCM (loose, sudah mengembang) atau CCM (compacted, sudah dipadatkan), BCM jadi acuan paling jujur. Kalau sahabat konsultan bikin RAB pakai volume gembur, siap-siap budget jebol karena hitungan gak nyambung sama realita di pit. Paham BCM = kunci negosiasi sehat dan keuangan tambang aman.

See also  Panduan Instalasi Aplikasi IPAL untuk Perumahan di Depok, ini Penjelasannya

Komponen Biaya Galian C 

Berikut ini beberapa komponen biaya galian c buat RAB tambang:
Komponen Biaya Penjelasan Contoh di Lapangan
Mobilisasi & Demobilisasi Biaya ngangkut alat berat dari pool ke lokasi tambang. Gak murah, apalagi kalau jalannya ekstrem. Lowbed bawa excavator masuk pit. Kalau medan terjal, butuh biaya buka jalan sementara.
Pengupasan Top Soil Ngupas lapisan paling atas yang biasanya subur. Dipisahkan buat reklamasi nanti. Materialnya lunak, pake buldozer dulu sebelum gali inti.
Pemberaian (Breaking/Gali) Inti biaya galian. Tergantung material: tanah lunak, batu hasil ledakan, atau batu keras. Tanah biasa pake excavator doang. Batu keras butuh DHT (hammer) atau peledakan.
Pemuatan (Loading) Excavator isiin material ke dump truck. Produktivitasnya diukur dalam BCM/jam. PC 400 bisa 116 BCM/jam di tanah biasa (setelah faktor efisiensi).
Pengangkutan (Hauling) Sering jadi biaya paling gede. Dipengaruhi jarak tempuh dan cycle time truck. Jarak 2 km tapi jalan tanjakan, biaya angkut bisa double dari estimasi awal.
Pemeliharaan Jalan Hauling Jalan tambang rusak terus. Harus rutin digusur, disiram, dan dirawat. Biaya buat water truck dan grader masuk sini. Kalau diabaikan, truck cepat rusak.

Cara Hitung Biaya Galian C per BCM

Berikut ini simulasi vara hitung biaya galian c per BCM:

Asumsi:

  • Material: Tanah biasa

  • Jarak angkut: 2 km

  • Solar: Rp6.800/liter

  • Jam operasi: 200 jam/bulan

Step 1: Produktivitas Excavator
Excavator PC 400 standar 140 BCM/jam. Dipotong efisiensi lapangan (0,83) jadi,

Produktivitas riil = 140 BCM x 0.83 = 116.2 BCM/jam

Step 2: Biaya Galian per BCM

Biaya ini terdiri dari:

  • Pokok (Capex): Penyusutan alat, bunga, asuransi.

  • Operasional (Opex): Solar, oli, filter, ban (jika ada), dan gaji operator.

See also  Daftar Lokasi Tambang Batubara di Indonesia Beserta Perusahaanya, Terbaru 2025 dan 2026

Rincian:

  • Solar: 30 liter/jam x 6.800 = Rp 204.000

  • Oli/Grease: 15% dari solar = Rp 30.600

  • Gaji Op: Rp 300.000/shift (dibagi 8 jam) = Rp 37.500/jam

  • Total Opex/jam = Rp 272.100

Total Biaya Sewa + Ops Excavator per Jam = Rp 650.000 + Rp 272.100 = Rp 922.100/jam

Sewa + ops excavator = Rp922.100/jam

Rp922.100 ÷ 116,2 BCM = Rp7.935/BCM

Step 3: Biaya Angkut per BCM

Kita hitung berapa ritase yang bisa dilakukan 1 Dump Truck dalam 1 jam.

  • Kapasitas Dump Truck: 15 BCM (Loose) atau setara dengan 12 BCM (Bank) karena faktor swell.

  • Waktu Siklus

    • Muat: 3 menit buat Excavator isi 5 bucket

    • Perjalanan Isi: 2 km / 30 km/jam = 4 menit

    • Dumping & Manuver: 1.5 menit

    • Perjalanan Kosong: 2 km / 40 km/jam = 3 menit

    • Total = 11.5 menit / rit

Jumlah rit per jam = 60 menit / 11.5 menit = 5.2 rit dibulatkan 5 rit.

Kapasitas angkut per jam (BCM) = 5 rit x 12 BCM = 60 BCM/jam

Sewa + ops truck = Rp450.000/jam ÷ 60 BCM = Rp7.500/BCM

Step 4: Biaya Lain + Kontingensi

Biasanya 10-15% dari total biaya gali + angkut

Biaya Lain = 10% x (7.935 + 7.500) = Rp 1.543

Total Biaya Galian C per BCM

Rp7.935 + Rp7.500 + Rp1.543 = Rp16.978

Tips: Buat timbunan, tambah faktor shrinkage 15-20% karena tanah bakal nyusut pas dipadatkan.

Faktor yang Bikin Biaya Galian C per BCM Membengkak 

Berikut ini faktor yang bikin biaya galian c per BCM membengkak:

Kondisi Material Gak Sesuai Peta

Dari data bor tanah biasa, tapi pas digali ternyata banyak bongkahan batu sisa peledakan lama atau bedrock keras. Akibatnya, produktivitas excavator turun drastis dan butuh alat tambahan kayak hydraulic hammer. Solusinya: selalu siapin buffer biaya untuk faktor kesulitan tanah.

Jarak Hauling Lebih Jauh dari Estimasi

Di peta cuma 2 km tapi jalan tambang berkelok, tanjakan ekstrem, atau harus lewat jalur ambyar, cycle time dump truck jadi molor. Bikin solar naik, ritase per jam turun, biaya angkut per BCM bisa double. Gunakan GPS riil buat ngukur jarak efektif, jangan cuma penggaris map.

See also  Berapa Gaji Pertambangan Mineral, Batubara dan Galian C Terbaru 2026, ini Perbandingannya

Efisiensi Alat Anjlok karena Manuver

Di lapangan excavator gak bisa gali terus. Harus geser posisi, nunggu truck, atau berhenti karena hujan. Faktor efisiensi yang di RAB biasanya 0,83, tapi kalao medan sempit atau padat alat bisa turun sampai 0,70. Dampaknya: BCM/jam berkurang, biaya per BCM otomatis naik.

Jalan Hauling Rusak dan Gak Terawat

Jalan tambang yang berlubang, becek, atau berdebu bikin truck melambat dan cepat rusak. Biaya perbaikan jalan sering dilupakan di awal, padahal ini komponen tetap bulanan. Kalau gak dianggarkan, dana operasional bakal jebol buat perbaikan dadakan.

Cuaca Ekstrem dan Manajemen Air

Hujan semalaman bisa bikin pit jadi kubangan lumpur. Excavator susah manuver, truck selip, dan produktivitas ambrol sampai 50%. Biaya pembuatan drainase, pompa air, dan perawatan jalan basah harus masuk RAB. Kalau gak harus bayar mahal buat stop and go operasional.

Kesimpulan

Ngitung biaya galian C per BCM itu gak cukup cuma modal rumus di kertas atau spek alat dari pabrik. Realita lapangan itu panglima mulai dari batu keras mendadak, jalan hauling yang bikin jengkel, sampe hujan yang gak kenal waktu. Yang paling krusial adalah punya buffer biaya dan kebiasaan update data secara real-time. Dengan paham komponen biaya, simulasi hitungan, plus antisipasi 5 faktor pembengkakan tadi, RAB tambang sahabat konsultan bakal lebih realistis dan gak gampang jebol di tengah jalan. Jadi, tetap jaga safety, pantau terus kondisi pit, dan gas terus produksi.