Biaya Borongan Lagi Pembuatan Gorong - Gorong Ukuran Standart dan Besar - Konsultanpemetan.com

Biaya Borongan Lagi Pembuatan Gorong – Gorong Ukuran Standart dan Besar

Biaya Borongan Lagi Pembuatan Gorong – Gorong Ukuran Standart dan Besar

konsultanpemetaan.com – Hai, Sahabat konsultan lagi bingun mikirin biaya bikin gorong-gorong buat drainase rumah atau akses jalan? Duit jangan sampe jebol! PT. Digital Global Eksplorasi udah rangkum info estimasi biaya borongan, dari ukuran standar sampai gede. Tapi inget, harga ini bisa berubah tergantung lokasi dan harga material, ya!

Jenis Gorong-Gorong

Berdasarkan riset dari tim PT. Digital Global Eksplorasi, ada lima jenis gorong-gorong yang sering di pake buat proyek:

Buis Beton

Bentuknya silinder kayak pipa beton gede. Ada yang pake tulangan besi ada pula yang ga. Jenis gorong ini yang paling tua dan sering sahabat konsultan jumpai. Biasanya di peke buat saluran bawah jalan komplek, sumur atau septic tank. Ukuran gorong sekitar 20 cm sampe 150cm

Box Culvert

Buat sahabat konsultan yang butuh jenis yang kuat dan tahan lama. Bentuknya kotak dengan tulangan besi biar kokoh. Ada sisitem sambungan khusus yang bikin antar segmen menyatu meski tanah bergerak.Biasanya jenis ini dipasang di bawah jalan raya. Ukuran gorong bisa sampe 200x200cm.

U-Ditch 

Saluran ini bentuknya kaya huruf U, ditututp plat beton diatasnya. Banyak di cari karena bentuknya yang ismpel dan mudah dibersihkan hingga lumpur-lumpurnya. Biasanya di pasang di daerah perkotaan, komplek perumahaan dan industri. Ukuran sekitar 30×30 sampe 120×120 cm.

See also  Biaya Pembebasan dan Persiapan Lahan, ini Kalkulasinya Menggunakan Peta Kontur dari DSM

Gorong-Gorong Baja

Materialnya dari pipa baja bergelombang biar kuat dan fleksibel. Alternatif pengganti box culvert beton. Harganya lebih murah, pasangnya cepet, ga perlu tenaga ahli, bisa tahan sampe 25 tahun, bisa dipindah-pindah. Jenis ini cocok buat daerah dengan tanah labil.

Gorong-Gorong PVC 

Material plastik PVC, ringan dan anti karat. Buat skala kecil dan sederhana kayak saluran air di tempat rendah atau parit kecil. Ukurannya nggak gede, cocok buat drainase lingkungan atau rumah tangga.

Komponen Biaya Pembuatan Gorong-Gorong

Berikut ini lima komponen biaya bikin gorong-gorong yang perlu sahabat konsultan perhitungkan:

Material Utama

Buis beton ukuran kecil Rp35 ribu/biji, tutupnya Rp75 ribuan. Pipa beton diameter 60-80 cm Rp650-950 ribu/meter. Yang jumbo 150 cm+ mulai Rp2,5 juta/meter. Batu bata Rp1.000/pcs, semen Rp60 ribu/sak, pasir Rp275 ribu/m³.

Galian Tanah

Biaya galian per m³ Rp75 ribu. Kalau ketemu tanah keras atau berbatu, harga naik karena butuh alat berat. Survey lokasi penting biar sahabat konsultan ga kaget.

Pondasi

Pasir urug bisa Rp200 ribu per m³. Kalau tanah labil butuh tiang pancang, siapin tambahan Rp1-3 juta per meter. Jangan pelit ya , ini soal safety jangka panjang buat sahabat konsultan.

Tenaga Kerja

Sistem borongan lebih hemat 15% dari harian. Borongan pemasangan Rp300-500 ribu/meter. Sistem harian: tukang Rp150 ribu/hari, pembantu Rp130 ribu/hari. Resiko harian? Bisa molor. Contoh proyek 58 meter butuh 21 hari dengan 1 tukang + 3 pembantu, ongkos total plus pajak Rp11,5 juta.

Biaya Dadakan

Bypass sementara Rp2-5 juta. Ongkir material precast bisa tekor kalau lokasi pelosok. Urus izin galian biar nggak kena razia. Sahabat konsultan wajib sisihinkan setidaknya 10-15% buat dana darurat. Kondisi lapangan selalu beda sama ekspektasi.

See also  Jasa Izin Tambang Galian C di Palembang, Rekomendasi Global Eksplorasi

Biaya Borongan Pembuatan Gorong-Gorong

Berikut ini estimasi biaya bik gorong-gorong yang telah di rangkum oleh PT. Digital Global Eksplorasi dari berbagai sumber terpercaya:
Ukuran Gorong-Gorong Estimasi Biaya Borongan (Rp) Satuan Cakupan Pekerjaan
Standar (30×30 – 60×60 cm) 400.000 – 650.000 per meter’ Buat drainase komplek atau saluran lingkungan. Udah termasuk jasa pasang, pembesian, dan bekisting sederhana.
Menengah (70×70 – 100×100 cm) 700.000 – 1.100.000 per meter’ Cocok buat akses jalan perumahan atau saluran utama. Struktur beton bertulang lebih tebal dan butuh bekisting kuat.
Besar (120×120 – 150×150 cm) 1.300.000 – 2.200.000 per meter’ Buat jalan raya atau kawasan industri. Pengerjaan kompleks, butuh tulangan besi heavy duty dan bekisting kokoh.
Jumbo (> 150×150 cm) 2.500.000 – 4.000.000+ per meter’ Skala infrastruktur besar kayak underpass atau rel kereta. Butuh alat berat, pembesian super, dan tenaga ahli khusus.

Kekurangan Jenis Gorong-Gorong

Berikut ini kekurangan tiap jenis gorong – gorong yang wajib sahabat konsultan tahu bahwa gorong-gorang itu ga cuma ada kelebihannya aja:

 Box Culvert

Perawatan nggak maksimal karena tertutup, susah dipantau. Pengerukan setahun sekali kurang, sering tersumbat bikin banjir. Gampang berubah bentuk di tanah lunak, bisa geser atau guling. Deformasi sampai 3,2 cm dengan faktor keamanan minim.

U-Ditch

Di Bekasi, proyek setahun udah rusak, bolong dan retak karena pemadatan tanah kurang. Di Surabaya, korban jiwa karena U-Ditch 2 ton jatuh waktu pemasangan. Pelanggaran K3: pakai tali webbing, nggak pakai turap pengaman, bikin tiang listrik miring dan pipa PDAM putus.

Gorong-Gorong Beton

Bobot super berat bikin pemasangan ribet, perlu alat berat, biaya membengkak. Rentan retak atau pecah kena beban berlebih atau pergeseran tanah. Produksi beton emisi karbon tinggi dan susah didaur ulang.

See also  Sektor Industri dan Daerah Penghasilnya di Depok, ini Unggulannya

Gorong-Gorong Baja

Harga gorong baja lebih mahal dari beton. Permukaan gampang tergores atau penyok kena benturan pas angkut atau pasang. Bisa berubah bentuk kalau tanah bergeser ekstrem kayak longsor atau gempa.

Gorong-Gorong Steel Grating

Penutup gorong-gorong di Mampang sering raib digondol maling (2018-2023). Gampang rusak karena dilintasi kendaraan berat. Ketebalan 6 cm nggak cukup kuat, cepat bolong, bahaya buat pengendara motor.

Tips Anti Rugi

Berikut ini tips jitu dari PT.Digital Global Eksplorasi buat sahabat konsultan biar ga merugi ketika mengerjakan proyek goron-gorong:

Riset Lokasi Bener-Bener

Survey dulu sebelum mulai. Banyak kontraktor kaget pas gali ketemu tanah keras, biaya bengkak. Cek kondisi tanah, akses jalan, potensi genangan. Ajak ahli geoteknik kalau perlu. Investasi awal buat nyelametin duit di tengah jalan.

Bikin RAB yang Detil

Jangan cuma tulis “gorong-gorong 10 meter”. Cek semua item: material, upah, galian, pondasi, biaya tak terduga. Riset harga material terkini, jangan pake patokan tahun lalu karena bisa naik 15-25%.

Sisihin Dana Darurat

Proyek nggak pernah mulus. Pasti ada drama: butuh bypass air, ketemu sungai bawah tanah, atau hujan terus. Siapin dana darurat 10-15% dari total anggaran. Ini tameng biar nggak jebol.

Urus Izin Sebelum Mulai

Jangan sepelein izin. Banyak proyek mandek gara-gara di tegur warga atau razia. Izin galian dan PBG wajib diurus. Properti dengan izin lengkap nilai jualnya tinggi dan gampang dapet akses bank.

Pilih Tukang atau Kontraktor yang Udah Terbukti

Jangan tergiur harga murah tapi kualitas abal-abal. Banyak proyek ambrol karena pengerjaan asal. Cek portofolio dan track record. Pastikan tenaga kerja bersertifikasi. Kontraktor profesional punya standar K3, sahabat konsultan ga perlu khawatir soal keselamatan.

Kesimpulan

Sahabat konsultan bikin gorong-gorong ga boleh asal-asalan biar nggak boncos. Riset lokasi, pilih kontraktor tepat, siapin dana darurat, dan urus izin itu wajib. Jangan cuma tergiur harga murah, sesuaikan jenis gorong-gorong sama kondisi tanah. Dengan perencanaan matang, proyek sahabat konsultan bakal kelar, dompet aman, dan hasilnya awet.